Solusi Untuk Sumber Daya Yang Terbengkalai

Medayu (20/10), TIM KKN 47 Kelompok 1 melakukan kunjungan ke rumah pak Cahyono yang merupakan pengepul pisang di desa Medayu. Berlokasi di dusun Sidamukti perjalanan menuju kesana di tempuh dengan berjalan kaki.

Pisang merupakan komoditas unggul di desa Medayu. Terlihat dari banyaknya lahan di desa ini yang ditanami dengan pohon pisang. Ironisnya hasil yang melimpah tersebut tidak dijadikan sebagai pendongkrak ekonomi masyarakat sekitar. Karena, masyarakat desa Medayu cenderung lebih suka menjual hasil mentah daripada mengolahnya menjadi suatu produk. Padahal, jika pisang-pisang yang banyak itu dijadikan sebuah produk olahan bukan hal mustahil akan dapat membantu meningkatkan kapasitas ekonomi warga di desa Medayu.

Selain karena kurangnya inisiatif desa dalam memberikan dorongan agar masyarakat mampu membuat produk dari hasil alam, ketimpangan ini juga disebabkan karena minimnya taraf pendidikan masyarakat sehingga pola pikir masyarakat pun hanya sebatas pada pemunculan ide tanpa adanya tindakan lanjutan. Hal tersebut terlihat ketika TIM KKN 47 Desa Medayu mengadakan FGD (Focus Group Discussion) di SPS Mutiara Jingga Jumat lalu. Hasil dari kegiatan tersebut diperoleh suatu gagasan mengenai olahan dari buah pisang yakni berupa Kremes pisang atau grubi pisang. Gagasan itu disampaikan oleh ibu Tuti warga dusun Sidamukti dalam acara FGD (11/10).

Oleh sebab itu, berdasarkan hasil dari FGD yang dilakukan oleh TIM KKN 47 Desa Medayu maka solusi yang diperlukan oleh masyarakat ialah perlu adanya pelatihan atau penyuluhan tentang pengolahan sumber daya alam (pisang). (21/11).
Kelompok 1 Desa Medayu Kec. Watukumpul Kab. Pemalang – Berita Minggu Ke 2