Siapa yang tak kenal belik, brand daerah penghasil nanas madu

PEMALANG – Kecamatan Belik merupakan salah satu kecamatan yang ada di kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah. Hampir sebagian besar hasil perkebunan desa yang ada disana menghasilkan beragam sayuran dan buah-buahan, salah satunya di desa Gombong. Hasil panennya yang terkenal dan melimpah yaitu nanas madu. Nanas madu belik terkenal dengan teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis menjadi daya tarik tersendiri dan menjadi nilai lebih dibanding dengan nanas-nans yang lain. Sehingga tak heran jika kecamatan belik menjadi brand tersendiri sebagai daerah penghasil nanas madu terbesar di Indonesia.

Desa Gombong merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan belik yang terletak di jalur selatan. Desa Gombong berbatasan langsung dengan beberapa desa. Sebelah utara berbatasan dengan desa Beluk, sebelah timur berbatasan dengan desa Belik, sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten Purbalingga sedangkan sebelah barat berbatasan dengan kecamatan Pulosari. Mayoritas penduduk yang ada di desa Gombong bekerja sebagai petani yang setiap harinya mengurusi sawah dan kebunnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Jadi booming

Potensi alam persawahan dan perkebunan yang dihasilkan desa Gombong selain hasil panen nanas madunya yang melimpah, juga banyak mengasilkan sayuran dan rempah-rempah seperti cabe, sawi, labu siam, daun bawang, teh, jahe dan lain-lain. Namun masyarakat desa Gombong sebagian besar lebih suka menanam nanas madu, karena seiring boomingnya nanas madu di masyarakat dalam maupun luar kota serta juga perwatannya yang mudah dan sedikit modal yang dikeluarkan untuk berkebun nanas madu. Setiap musim kemarau, hasil panen nanas madu bisa melimpah.

Nanas madu biasanya dijual langsung ke konsumen dalam bentuk buah segar. Namun sebagian besar juga diubah menjadi olahan nanas yang beraneka ragam untuk dijadikan buah tangan atau oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke kecamatan Belik khususnya desa Gombong. Olahan nanas tersebut terdiri dari dodol, keripik, wajik, selai, stick, sirup, sari nanas, dan masih banyak yang lainnya yang semuanya berbahan dasar nanas madu yang tentunya rasanya enak.

Masyarakat desa Gombong tak jarang membuat berbagai olahan yang berbahan dasar nanas madu untuk dikonsumsi sendiri dan bahkan banyak yang memiliki home industri yang membuat dan menjual produk olahan nanas untuk dijual dan dititipkan ke warung-warung terdekat. Salah satunya komunitas kelompok wanita tani (KWT) yang diketua oleh Ibu Watri yang memproduksi berbagai olahan nanas dan hasil panen local lainnya, “KWT sering menerima pesanan dari masyarakat saat ada acara tertentu dan saat hari-hari besar”. Tutur ibu Watri.
Kelompok 20 Desa Gombong Kec. Belik Kab. Pemalang – Berita Minggu Ke 2