Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Gus Dur Pekalongan Gelar Workshop Metodologi Pengabdian Masyarakat

Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar Workshop Metodologi Pengabdian kepada Masyarakat di ruang Azzura hotel Dafam Pekalongan. Acara dihadiri oleh dosen peneliti dan pengabdi UIN Gus Dur Pekalongan sebanyak kurang lebih 40 orang. Workshop menghadirlan 2 narasumber, yakni Afida Safriani, M.A., Ph.D. dan Dr. Moh. Ansori, S.Ag, M.Fil.I. dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Acara dibuka langsung oleh Prof. Dr. Imam Kanafi, M.Ag., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Gus Dur Pekalongan, menyampaikan bahwa perguruan tinggi UIN Gus Dur Pekalongan wajib menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Dosen-dosen harus dibekali dengan pengetahuan dan pengalaman terkait metodelogi pengabdian masyarakat”, ujarnya saat memberikan sambutan.

Dalam paparannya, Ansori memaparkan hal-hal mendasar tentang paradigma dan konsep Asset Based Community-driven Development (ABCD) dalam program pengabdian masyarakat. “ABCD sebagai metode pengabdian masyarakat dalam tahapannya mengklasifikasikan, menghubungkan dan memilah aset – aset yang sudah dipetakan, menciptakan peluang ekonomi dari aset yang ditemukan, dimulai dari pemilihan aset yang paling mudah dan memungkinkan untuk dikembangkan (low-hanging fruit). Setelah itu berangsur-angsur bergerak ke arah pengembangan aset-aset yang lain/ selanjutnya”, jelasnya.

Sementara itu, Afida juga memberikan penjelasan dan praktik langsung kepada peserta workshop dengan memberikan simulasi tahapan-tahapan dalam pelaksanaan Asset Based Community-driven Development (ABCD). “Saya salut dan senang, peserta workshop sangat antusias dan serius mengikuti praktik tahapan-tahapan ABCD dalam pemberdayaan masyarakat. Semoga materi dan pengalaman yang saya sampaikan dapat membekali dosen-dosen UIN Gus Dur Pekalongan kala melaksanakan pengabdian kepada masyarakat”, imbuhnya.

Jauhar Ali selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UIN Gus Dur Pekalongan berharap besar terhadap terselenggaranya workshop ini. “Dalam tahun 2023 ini kita belajar mendalami salah satu metodelogi pemberdayaan masyarakat yaitu  Asset Based Community-driven Development (ABCD). Berharap dengan workshop ini kawan-kawan dosen UIN Gus Dur mendapatkan ilmu dan pengalaman baru dalam mengelola kegiatan pengabdian masyarakat. Tidak hanya mengenal satu metode pemberdayaan masyarakat saja selain Participation Action Research (PAR) misalnya”, ungkapnya.


Penulis    : Jauhar Ali, M.Pd.I

Editor     : Humas LP2M