Perkuat Sinergitas Kampus dengan Stakeholders, LP2M IAIN Pekalongan Jalin Kerja Sama dengan Baperlitbang Bappeda Banjarnegara

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pekalongan Jum’at lalu (3/12/2021) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Banjarnegara. Kerjasama tersebut menyasar hal-hal strategis yang dapat digarap bersama oleh kedua lembaga tersebut, seperti penelitian dan pengabdian masyarakat yang dalam hal ini baik LP2M IAIN Pekalongan maupun Baperlitbang Banjarnegara sama-sama memiliki passion di bidang tersebut.

Sejak tahun 2020, Kabupaten Banjarnegara sudah mulai gencar mencari perguruan tinggi di sekitar Banjarnegara untuk diajak kerja sama dalam memajukan daerahnya. Proyek kerja sama dengan perguruan tinggi ini menurut Anton (juru bicara Baperlitbang Banjarnegara) sangatlah strategis, di samping sebagai wahana untuk benchmarking, kerja sama dengan kampus faktanya mampu mendorong percepatan pembangunan di daerah. Kampus sebagai pabrik intelektual, sudah barang tentu mempunyai SDM unggul yang ilmunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga sentuhan perguruan tinggi dalam proyek pembangunan daerah adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa diabaikan.

LP2M IAIN Pekalongan dalam hal ini juga berkepentingan untuk menciptakan laboratorium sosial guna mendukung pembelajaran di kelas, sehingga semangat dari Baperlitbang Banjarnegara ini adalah kesempatan emas bagi IAIN Pekalongan untuk melebarkan sayap dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat ke daerah lain di luar Eks Karesidenan Pekalongan. Untuk itu, Dr. Imam Kanafi, M.Ag (Ketua LP2M) menyambut baik agenda kerja sama ini. Dalam pidatonya, ia menyatakan: “Kerja sama ini harus serius, harapannya ke depan dalam dua hingga tiga tahun mendatang ada output dan outcome yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran kampus di lapangan merupakan bagian dari pengimplementasian ilmu yang dimiliki oleh para dosen wal sivitas akademika IAIN Pekalongan”.

Agenda penandatanganan kerja sama ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari Baperlitbang Banjarnegara dan jajaran pimpinan LP2M IAIN Pekalongan. Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPkM) dan Kepala Pusat Penelitian dan Publikasi (KPPP) LP2M IAIN Pekalongan juga turut hadir dalam acara itu. Ketiga pusat tersebut adalah ruhnya LP2M. Dalam kesempatan itu mereka cukup antusias berdiskusi dengan para tamu dari Baperlitbang Banjarnegara. Diantara hal-hal yang dibahas adalah berkaitan dengan pelaksanaan KKN dan Program Pemberdayaan Masyarakat (Proberkat) di Banjarnegara pada tahun 2022. Topik-topik riset strategis dan agenda pendampingan penguatan peran perempuan di Banjarnegara juga turut dibahas dalam diskusi tersebut. Harapannya di tahun 2022, IAIN Pekalongan sudah memiliki desa binaan di Banjarnegara yang dapat dijadikan sebagai laboratorium riset dan pengabdian kepada masyarakat.Ke depan desa-desa binaan tersebut diharapakan dapat menjadi percontohan bagi daerah-daerah lain dan mampu berkembang sesuai dengan yang dicita-citakan bersama . Untuk itu, agenda diskusi lain yang lebih intensif antara kedua belah pihak juga sudah direncanakan setelah acara penandatanganan kerja sama tersebut yang akan dilaksanakan sebelum berakhirnya tahun 2021.