Minggu Pertama di Desa Kaligiri, Mahasiswa KKN IAIN Pekalongan Sambangi Petani Kopi

kaligiri

Kaligiri – Mahasiswa KKN IAIN Pekalongan angkatan 47 mulai mengisi minggu pertama dengan membaur bersama masyarakat melalui sosialisasi dari dusun ke dusun pada Rabu (9/10), selain memperkenalkan diri mereka juga menggali informasi terkait potensi juga keluhan yang ada di dusun yang mereka sambangi. Kelompok 43 yang bertempat di desa Kaligiri memulai survey dari dusun terdekat dengan posko hingga dusunn paling ujung yang ada di desa tersebut. Mulai dari dusun Pakis Haji, Graul Karet, Pereng, Graul Wuru, Graul Gudang, Graul Petung, Krajan, Laggaran dan yang paling ujung Slada.

Dusun Slada merupakan dusun terakhir karena letaknya paling ujung. Menuju dusun Slada ada yang menarik perhatian yakni tanaman kopi di antara pohon pinus sepanjang jalan. Tidak seluas lahan pertanian untuk sayuran tapi menjadi pusat perhatian karena hanya satu-satunya perkebunan kopi di dusun itu. Perkebunan tersebut milik ketua RT setempat yang kemudian menjadi salah satu program kerja kelompok 43 agar hasil bumi yang menjadi salah satu komoditas unggulann daerah Kaligiri selain seledri dan bawang daunnya.

Dengan antusias pemilik kebun menunjukkan perkebunannya kemudian bercerita tentang hasil yang didapat dari sekali panen kopi yang hanya mendapat 2- 3 juta pertahun. Ini sangat disayangkan mengingat daerah Kaligiri merupakan tempat yang bisa dikatakan sangat subur tanahnya dan deras sumber airnya. Lamanya masa panen, pengolahan dari biji kopi mentah sampai menjadi kopi siap seduh pun memerlukan proses panjang dan sedikitnya laba juga yang membuat warga setempat enggan ikut menanam kopi dan lebih memilih menjadi petani sayur.
(Kelompok 43 Desa Kaligiri Kec. Sirampog Kab. Brebes – Berita Minggu Ke 1)