LP2M UIN K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN BERIKAN PEMBEKALAN KKN 56 TAHUN 2023

Guna mempersiapkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) 56 tahun 2023. LP2M UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan kegiatan pembekalan KKN di lingkungan kampus 2 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pembekalan KKN dilaksanakan secara maraton dari Senin dan Selasa, tanggal 26-27 Juni 2023, dimana tiap hari terdiri dari 4 sesi mulai dari pukul 08.00-15.30 WIB. Setiap sesi terdiri dari 13 kelompok peserta KKN yang  berjumlah 15 orang. Pada setiap sesi akan didampingi oleh 1 orang Pemateri dari LP2M UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang akan menjelaskan materi tentang: a. Etika & Dakwah Mahasiswa dalam Masyarakat; b. Teknik Komunikasi dan Lobying; c. Landasan & Prinsip Asset Based Community Development (ABCD); d. 5 Tahapan ABCD: Discovery (Pengkajian), Dream (Impian), Design (Prosedur), Define (Tujuan), Destiny (self determination) dan teknis pelaksanaan KKN.
Dalam pembekalan KKN tahun 2023, materi pembekalan dikuatkan pada salah satu metodelogi pemberdayaan masyarakat, yaitu metode Asset Based Community Development (ABCD). Metodelogi pemberdayaan masyarakat berbasis Asset Based Community Development (ABCD) merupakan metode pertama kali digunakan dalam pelaksanaan KKN 56 tahu 2023 ini. Pemilihan ABCD sebagai metodelogi pemberdayaan masyarakat sangat beralasan karena metode ini lebih fokus pada upaya pengembangan masyarakat yang menempatkan manusia untuk mengetahui apa yang menjadi kekuatan yang dimiliki serta segenap potensi dan aset yang dipunyai yang potensial untuk dimanfaatkan. Hanya dengan mengetahui kekuatan dan aset, diharapkan manusia mengetahui dan bersemangat untuk terlibat sebagai aktor dan oleh karenanya memiliki inisiatif dalam segala upaya perbaikan.

Kegiatan KKN ini merupakan kegiatan intrakurikuler yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan pembekalan KKN ini sangat penting diikuti mahasiswa. Selain materi tentang ABCD, mahasiswa juga dibekali dengan materi tentang bagaimana berkomunikasi yang baik dan beretika di dalam masyarakat sehingga tidak akan terjadi permasalahan seperti pada kasus KKN yang lagi viral di sosial media saat ini. ”Mahasiswa harus membangun komunikasi yang baik dan beretika di tengah-tengah masyarakat. Peribahasa “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung tinggi”, harus menjadi perhatian mahasiswa ketika KKN nati”, ungkap Andi Eswoyo saat memberikan materi pembekalan.

Untuk KKN 56 tahun 2023, jumlah peserta yang ikut dalam KKN reguler 1528 mahasiswa yang akan disebar ke 97 desa, pada 9 kecamatan di kabupaten Pemalang dan 1 kelompok di desa Tunjungsari, kecamatan Siwalan, kabupaten Pekalongan. Tidak hanya KKN reguler, kali ini beberapa mahasiswa mengikuti KKN Moderasi Beragama di Tana Toraja, Sulawesi Selatan dan KKN Kolaborasi Nusantaran pulau Jawa yang dilaksanakan di kecamatan Saptosari, Gunung Kidul, DIY.

Dengan diadakannya pembekalan ini diharapkan bagi semua mahasiswa yang akan berkuliah kerja nyata mampu menerapakan ilmu yang telah mereka geluti selama dibangku perkuliahan, untuk diaplikasikan kepada masyarakat di desa dan pada saat bersamaan belajar tentang nilai kehidupan dalam bermasyarakat itu sendiri.


Reporter  : Jauhar Ali, M.Pd.I
Redaktur  : Humas LP2M