Gelar Rapat Perdana Guna Penyampaian Maksud dan Tujuan Kegiatan Selama Di Desa Wisnu, Watukumpul

wisnu

WISNU, WATUKUMPUL – Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAN PEKALONGAN menggelar rapat perdana guna menyampaikan maksud dan tujuan yang bertemakan “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Kapasitas Ekonomi Rumah Tangga Berbasis Produk Lokal dan Sumber Daya Alam”di rumah Bapak Rasah (POSKO KKN), Kamis (10/10). Melalui rapat ini membuktikan bahwa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) siap dalam melaksanakan program kerja yang telah dibuat.

Rapat tersebut diharapkan mampu memberikan konstribusi positif dalam pelaksanaan Program Kerja (Proker) KKN selama 45 hari mendatang. Sekretaris Desa Wisnu, Bapak Maulana Tasdik, mewakili kepala Desa Wisnu dalam sambutannya mengapresiasi peserta KKN yang telah bersungguh-sungguh dalam membantu mengembangkan Desa Wisnu melalui prokernya. Terbukti dalam acara ini, semua perangkat desa dan tokoh masyarakat diundang.

Kegiatan KKN dari IAIN Pekalongan, sudah diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) hingga 47 angkatan. Dalam rapat tersebut penyampaian maksud dan tujuan diwakilkan oleh Hana Luthfiana selaku Wakil Ketua (WAKA) kepengurusan kelompok 15 desa Wisnu. Hana menjelaskan tentang maksud dan tujuan KKN, rencana proker yang akan dikerjakan, serta permohonan kerjasama dan dukungan kepada perangkat desa dan tokoh masyarakat demi kelancaran pelaksanaan proker dari anak KKN yang bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Adapun dalam perencaaan pengembangan pariwisata, tempat yang akan dituju adalah Bumi Perkemahan, Mentek. Melalui pengabdian masyarakat ini, diharapkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan karang taruna ikut serta berkonstribusi agar kegiatan bisa terus berjalan dengan lancar. Beberapa hal yang akan kembangkan dalam pengelolaan pariwisata yaitu pengembangan fasilitas. Dimana fasilitas tersebut yaitu berupa, tempat sampah, rumah pohon, gapura masuk, petunjuk ke toilet, petunjuk ke musolah, dan petunjuk ke rumah pohon.

Tempat sampah dalam perencanaanya akan dibuat dari kumpulan aqua botol yang akan dirajut melingkar dengan kawat kemudian dicat sesuai keinginan. “Dan petunjuk ke toilet,musolah, dan rumah pohon kita akan dibuat dari kayu yang diukir sedemikian rupa, agar pengunjung dapat paham ketika berada di tempat wisata”, terang Hana Luthfiana.

Selain itu, dari rencana proker yang akan dikerjakan yaitu, pengembangan produk lokal. Produk lokal adalah produk yang sudah dikerjakan oleh desa ataupun produk yang ada di desa yang memliki potensi ekonomi sangat besar. Produk lokal biasanya dikembangkan oleh ibu PKK. “Dalam pengembangan produk lokal di desa ini kami berharap ibu-ibu PKK dapat berpartisipasi terhadap program kerja yang sudah dibuat oleh anak KKN”. Tutur Hana Luthfiana. Disamping itu, fokus kami diprogram ini terutama pada pemasaran, karena sangat disayangkan jika produk yang dihasilkan bagus, namun pemasarannya nol atau mati. Suksenya suatu usaha bisnis paling pokok yaitu bagian pemasaran. Pemasaran yang kita maksud pemasaran kekinian dengan menggunakan metode online dengan packing produk yang inspiratif.

Adanya rapat pada malam ini, membuat maksud dan tujuan peserta KKN Kelompok 15 Desa Wisnu tersampaikan dengan jelas. Dari penjelasan yang telah diuraikan semoga kegitan ini bisa dijalankan dengan baik, dan selain itu menjadi efektif dan efesien. Sosialisai ini begitu penting diutarakan, agar proses pencapaian berjalan dengan lancar tanpa ada halangan yang tidak diinginkan.
(Kelompok 15 Desa Wisnu Kec. Watukumpul Kab. Pemalang) – Berita Minggu Ke 1