Berbagai Olahan Singkong Untuk Pasar Mini Majakerta

Rabu, 16 Oktober 2019. Adalah pembukaan awal pasar mini di desa Majakerta. Pasar tersebut menjual berbagai macam jajan. Namun, yang menarik adalah pasar ini banyak menjual berbagai olahan dari singkong. Ya, desa Majakerta merupakan salah satu desa di kota Pemalang yang banyak menghasilkan singkong. Hampir semua kebun di desa ini ditanami tanaman singkong.

Sebagai komoditi tanaman yang banyak menghasilkan, singkong di desa ini kemudian diolah menjadi banyak varian jajan. Seperti gethuk, tiwul, ondol, gebral, dll. Tidak hanya itu, bahkan daun singkongnya di sini juga banyak diolah sebagai sayuran, yang terkadang dijadikan lauk, tetapi tak jarang juga dijual sebagai jajan dan cemilan. Menurut Mbah Dasimah, salah seorang penjual oalahan jajan singkong, anak-anak di desa ini sangat menyukai jajan-jajan yang terbuat dari olahan singkong.

Tanaman singkong merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan dan bisa ditanam di lahan yang kurang subur sekalipun. Selain mudah dibudidayakan, risiko gagal panen juga sangat kecil jika dibandingkan dengan komoditas lainnya. Sehingga tanaman ini sangat cocok untuk tanah seperti di desa Majakerta ini yang apabila musim kemarau tanahnya menjadi kering kerontang.

Selain itu, tanaman singkong juga tidak butuh syarat-syarat khusu. Syarat yang utama hanyalah cahaya matahari, tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup sepanjang hari. Tanaman singkong menghendaki iklim dengan curah hujan antara 1500-2500 mm/tahun, dengan suhu udara minimum 10oC dengan kelembaban 60-65%.
Kelompok 7 Desa Majakerta Kec. Watukumpul Kab. Pemalang Berita Minggu Ke 3